Mengenal dan Memahami Budaya Indonesia, upacara adat, pelet, wayang, mitos dan legenda, rumah adat, pakaian adat, Asal Usul Sejarah Borobudur, Nenek Moyang, Tari Rumah Adat, Hindu, Budha, Islam, Majapahit, Merah Delima, Pusaka, Pocong, Kuntilanak, Nyi Roro Kidul

Friday, October 5, 2018

15 Peninggalan Kerajaan Kalingga Dalam Bentuk Candi Dan Prasasti

Kerajaan Kalingga atau Ho-ling merupakan sebuah kerajaan Hindu yang sempat berdiri pada kurun ke 6 Masehi di Jawa Tengah. Meski letak persisnya belum diketahui, beberapa hebat memperkirakan kerajaan ini berdiri di sekitar kawasan antara perbatasan Kabupaten Pekalongan dan Jepara. Sedikitnya sumber sejarah dan peninggalan Kerajaan Kalingga menjadi pembatas sulitnya para hebat mengungkap keadaan kerajaan ini di masa silam. Pada artikel kali ini kita akan membahas ihwal sumber-sumber sejarah tersebut beserta peninggalan berupa candi, prasasti, atau arca dari peradaban kerajaan Kalingga yang masih tersisa sampai ketika ini.

Peninggalan Kerajaan Kalingga

Sumber sejarah Kerajaan Kalingga sangatlah terbatas. Rujukan utama yang dipakai para hebat mengungkapkan keadaan kerajaan ini yaitu catatan seorang pengembara dari Dinasti Tang berjulukan I-Tsing. Selain catatan-catatan I-Tsing, beberapa peninggalan menyerupai candi, arca, dan prasasti juga menjadi patokan dalam mengungkap keberadaan dan keadaan kerajaan ini di masa silam.

ling merupakan sebuah kerajaan Hindu yang sempat berdiri pada kurun ke  15 Peninggalan Kerajaan Kalingga dalam Bentuk Candi dan Prasasti

1. Prasasti Tukmas

Peninggalan Kerajaan Kalingga yang pertama yaitu prasasti Tukmas. Prasasti ini ditemukan di Kecamatan Grabak, Magelang – Jawa Tengah. Prasasti Tukmas bertuliskan karakter Pallawa dan berbahasa Sansekerta lengkap dengan pahatan beberapa gambar.

Prasasti Tukmas berisi ihwal kabar adanya sungai di lereng Gunung Merapi yang airnya jernih, menyerupai mirip fatwa sungai Gangga di India. Adapun gambar-gambar yang termuat di dalamnya yaitu gambar trisula, kapak, kendi, cakra, kelasangka, dan bunga teratai. Gambar-gambar tersebut menjadi bukti bahwa kerajaan Kalingga mempunyai relasi bersahabat dengan kebudayaan Hindu dari India.

Letak inovasi prasasti Tukmas yang cukup jauh dari asumsi ibukota kerajaan juga menerangkan bahwa cakupan wilayah kekuasaan dari Kerajaan Kalingga cukup luas.

2. Prasasti Sojomerto

Prasasti Sojometro yaitu prasasti peninggalan Kerajaan Kalingga yang titemukan di wilayah Kabupaten Batang. Dinamakan Sojometro alasannya yaitu prasasti ini ditemukan sempurna di dusun yang berjulukan Sojomerto.

Prasasti Sojomerto bertuliskan karakter Kawi dan berbahasa Melayu Kuno. Dengan wujudnya ini, para hebat memperkirakan bahwa prasasti Sojomerto dibentuk pada kurun ke 7 Masehi.

Isi prasasti Sojomerto menceritakan ihwal kondisi keluarga kerajaan Kalinga. Salah satu ihwal pendiri kerajaan yang berjulukan Dapunta Sailendra. Dari nama tersebut, diperkirakan pendiri Kalingga berasal dari garis keturunan Dinasti Sailendra, penguasa Kerajaan Mataram Kuno di masa sebelumnya.

3. Prasasti Upit

Prasasti Upit yaitu sebuah prasasti yang ditemukan di Desa Ngawen, Kec. Ngawen – Kab. Klaten. Isi prasasti ini menceritakan ihwal adanya sebuah kampung, berjulukan kampung upit yang menjadi kawasan perdikan (bebas pajak) alasannya yaitu anugerah dari ratu Shima. Saat ini, prasasti upit disimpan di Museum Purbakala, Jawa Tengah di Prambanan, Klaten.

Selain meninggalkan beberapa prasasti, Kerajaan Kalingga juga meninggalkan bangunan Candi. Ada 2 candi peninggalan Kerajaan Kalingga, yaitu candi Angin dan candi Bubrah. Baca Juga  : Peninggalan Kerajaan Kediri .

4. Candi Angin

Candi Angin ditemukan di Desa Tempur, Kec. Keling, Jepara – Jawa Tengah. Dinamakan candi angin yaitu alasannya yaitu candi ini berdiri di atas kawasan yang cukup tinggi, kendati terpaan angin sangat kencang dari waktu ke waktu, candi ini tidak rubuh dan justru tetap kokoh.

ling merupakan sebuah kerajaan Hindu yang sempat berdiri pada kurun ke  15 Peninggalan Kerajaan Kalingga dalam Bentuk Candi dan Prasasti

Dari analisa karbon, diperkirakan candi angin dibangun pada masa sebelum pembangunan Candi Borobudur. Tidak terdapatnya ornamen-ornamen Hindu Budha menciptakan candi ini diperkirakan dibangun sebelum kebudayaan Hindu Budha berbaur dengan kebudayaan orisinil masyarakat Jawa.

ling merupakan sebuah kerajaan Hindu yang sempat berdiri pada kurun ke  15 Peninggalan Kerajaan Kalingga dalam Bentuk Candi dan Prasasti

5. Candi Bubrah

Candi Bubrah ditemukan di lokasi sekitar candi angin. Dinamakan candi Bubrah alasannya yaitu pada ketika ditemukan, kondisi candi ini sudah luluh lantah (Jawa : Bubrah). Dari arsitektur dan gaya bangunannnya, candi ini diperkirakan dibentuk pada sekitar kurun ke 9 Masehi dengan bercorak kebudayaan Budha. Candi yang dibentuk dari materi watu andesit ini berukuran 12 meter x 12 meter. Saat ditemukan reruntuhan yang tersisa tingginya hanya sekitar 2 meter saja.

Demikian sekilas pemaparan kami mengenai beberapa peninggalan Kerajaan Kalingga, baik yang berupa candi maupun yang berupa prasasti. Meski tidak menguak banyak hal ihwal sejarah Kerajaan Kalingga, peninggalan-peninggalan tersebut sampai sekarang masih dirawat dan terus dipelihara sebagai warisan budaya untuk generasi Indonesia yang selanjutnya.

Post a Comment